Kali ini saya akan mengingat kembali tentang kejadian yang telah terjadi pada 2 minggu yang lalu. Dimana saya memulai aktifitas saya sebagai seorang mahasiswa. Setiap hari saya harus berangkat ke kampus dengan naik metromini alias angkotan umum. Pada hari itu, senin tanggal 14 maret saya harus berangkat pagi karena hari itu adalah hari pertama masuk kuliah karena habis liburan semester. Setelah persiapan, saya langsung tancap gas untuk berdiri di pinggir jalan untuk menunggu angkot. Tak beberapa lama kemudian angkot yang akan membawa saya menuju ke kampus telah datang, saya pun masuk dan mencari tempat duduk. Setelah tak lama kemudian angkot yang saya tumpangi sampai diperempatan daerah Blimbing. Dan angkot yang saya tumpangi tiba- tiba berhenti lama, saya hanya berpikir kalau ada penumpang yang akan naik tapi ternyata pikiran saya salah, karena tidak mungkin di sebuah perempatan ada penumpang yang akan naik dan mobil berhenti lama sekali, dengan spontan saya langsung melihat ke arah depan mobil yang ada di depan angkot yang saya tumpangi ternyata yang terjadi adalah
kemacetan. Saya sangat prihatin sekali dengan kemacetan yang terjadi di kota tercinta ini. padahal kota Malang ini bukan sebuah Ibu Kota seperti halnya kota Jakarta yang sering dilanda kemacetan. Mungkin ini sama halnya karena kota Malang ini sama-sama kota yang sibuk dan kota yang banyak penduduknya.
Kembali ke topik sebelumnya, setelah kemacetan yang saya alami di perempatan daerah Blimbing, mobil-mobil akhirnya mulai dapat berjalan sedikit demi sedikit dengan kecepatan yang relatif terbilang sangat pelan sekali.Dengan hati yang tidak bersabar sekali saya mulai merasakan kebosanan dan dilanda rasa ketakutan juga karena saya takut terlambat datang ke kampus dan mengikuti mata kuliah yang pertama.
padahal saya sudah memikirkan bahwa hal ini dapat terjadi dijalan raya, dan saya sudah mengantisipasi untuk dapat berangkat lebih awal. Ternyata yang menjadi penyebab kemacetan itu adalah
- Adanya seorang penyeberang jalan yang menyeberang di sembarang tempat, tidak menggunakan jembatan penyeberangan
- Banyaknya kendaraan pribadi yang melewati jalan raya dan kurang tertib lalu lintas
- Kurangnya oknum" yang menertibkan lalu lintas
Kejadian seperti ini tidak akan mungkin terjadi apabila masing-masing orang memiliki kesadaran, yaitu sadar akan penggunaan fasilitas umum yang diberikan pemerintah yaitu penggunaan angkotan umum sehingga tidak terlalu banyak kendaraan pribadi yang menggunakan jalan raya di pagi hari, selain itu peranan oknum polisi yang bertugas untuk membantu lancarnya aktifitas dijalan raya. Tidak hanya itu kita semua harus sadar akan tertipnya mematuhi lalu lintas lalu lintas
Oleh : Riza Aulia
NPK : 31524
Tidak ada komentar:
Posting Komentar